BP3RI Susul Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada Jatim

BP3RI Susul Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada Jatim

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Setelah Tim Pemenangan Cagub Cawagub Jatim Paslon Khofifah-Emil, dan Aktivi LSM, kini LSM BP3RI resmi melaporkan dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Paslon No. Urut 2 Panitia Pengawas Pemilihan umum (Panwaslu) Kabupaten Banyuwangi, Selasa (5/6/2018).

Dalam laporannya, BP3RI menilai pertemuan 63 Kepala Desa dengan Calon Gubernur Jawa Timur No. Urut 2. Gus Ipul dengan dalih apapun merupakan perbuatan pelanggaran hukum.

“Karena seorang Kepala Desa melekat Jabatan sebagai ASN, yang harus bersifat Netral dalam pengetrapan sikap politiknya selama dirinya menjabat,”kata ketua BP3RI Sugeng Setiawan, SH.

Pelanggaraan hukum itu menurutnya, semakin nyata ketika dalam pertemuan Di kediaman KH. Masykur Ali Dusun Jalen Desa Stail Genteng Banyuwangi sebelumnya Rabu malam (30/5/2018) sekira pukul 22.00 WIB itu ada juga bagi – bagi uang per Kepala Desa 1 juta rupiah yang belakangan di informasikan uang bensin.

“BBM untuk transport wilayah Banyuwangi saja 1 juta,  saya menduga uang itu sebagai alat Money Politik,” kata Sugeng.

Menurutnya, mengacu kepada UU.No.10 Th.2016 pada pasal 187 A ayat 1 dan 2, dijelaskan pemberi dan penerima uang untuk mengarahkan kesalah satu Paslon sanksinya jelas.

“ancaman pidana penjara minimal 36 bulan dan maksimal 72 bulan, denda minimal 200 juta dan maksimal 1 milyar,” tegasnya.

Sebelumnya kasus dugaan pelanggaran pemilu tersebut, telah dilaporkan tertulis Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) Khofifah-Emil Banyuwangi, Panwaslu setempat, Kamis (4/5/2018).

Laporan tertulis ini menindak lanjuti laporan lisan sehari setelah kejadian sekretaris Pemenangan pasangan calon (Paslon) Khofifah-Emil Banyuwangi, Andah Wibisono.(31/5/2018).

Andah menjelaskan, Pertemuan yang dihadiri 63 kades itu bukan agenda resmi pemerintahan atau Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi), mereka hadir bertemu Gus iful karena atas permintaan pada koordinator Kades yang juga menjabat kades Kebun Dalem, Ihsan dengan mencatut atas perintah Abdullah Azwar Anas (saat ini Bupati Banyuwangi).

“Itu koordinator Kades mau datang karena diperintah sama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Lsm Aliasnsi Rakyat Miskin, Helmi Rosadi mengatakan kepada Faktanews.co.id. pihaknya telah melakukan pelaporan dugaan adanya pelanggaran Pilkada Jatim.

“Sebelumnya saya melaporkan tentang gambar Bupati bersama Gus Ipul dan Mbak Puti, untuk yang ini saya sudah melapor kamis malam melalui email, kalau temuan dan juga ada pengakuan Kepala Desa yang menerima uang bensin kaitan pertemuan dengan Gus Iful,” kata Helmi.(Kin).

Komentar

comments