Biaya Try Out SD/MI 50 Ribu Per-siswa, Pelaksanaan Sukses

Biaya Try Out SD/MI 50 Ribu Per-siswa, Pelaksanaan Sukses

Faktanews.co.id.– (Banyuwangi)- “Anak saya ikut Try out dan harus membayar Rp 50.000 katanya untuk konsumsi,” jelas salah satu Wali murid JA peserta Try Out tingkat SD dan MI Banyuwangi.

Tentang dana Rp 50.000 untuk biaya per murid peserta Try Out diperuntukkan pengganti biaya konsumsi anak dan biaya pembinaan.

Seperti diketahui Sebanyak 563 siswa SD dan MI se-Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengikuti Try Out tingkat SD dan MI yang di selenggarakan di gedung Sekolah SMP N 1 Cluring Minggu (12/03/2018) kemarin.

Dalam pelaksanaan Siswa yang ikut Tryout harus siap mengisi 3 soal mata pelajaran yaitu IPA, Matematika dan Bahasa Indonesia.

Usai menguji kemampuannya, setiap siswa diberi piagam penghargaan oleh panitia.

Kepala Sekolah SMP N 1 Cluring, Sudarman membenarkan jika yang ikut Tryout kemarin membayar uang sebesar Rp 50.000 per anak.

“Siswa yang ikut sebanyak 563 anak, dan yang ikut menurut ketua panitia membayar uang sebesar Rp 50.000 dari nominal itu Rp 5.000 kembali ke pembina sekolah SD dan MI. Anggaran itu untuk konsumsi siswa,” katanya via Handphone kepada wartawan.

Sementara itu, Kasubag Keuangan dan Perlengkapan Dinas Pendidikan Banyuwangi melalui Dra. Nuriyatus Sholeha menjelaskan, seperti di SMP N 1 Cluring yang mengadakan Tryout itu, diperbolehkan menarik anggaran dari wali murid, karena itu kegiatan Sekolah Dasar dan MI, bukan kegiatan sekolah SMP itu sendiri,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu auditor Inspektorat Banyuwangi, menurutnya pendanaan kegiatan di sekolah bisa bersumber dari dana BOS dan sumber lain, termasuk dari bantuan peran serta masyarakat, namun harus dituangkan dalam Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) yang sudah sesuai dengan prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

“Jadi prinsipnya boleh (memungut dana) asal mekanisme penganggaran dan pertanggung jawabannya diikuti. Seperti, RKAS dan perubahannya harus dirapatkan dengan komite dan dewan pendidik yang hasilnya baru dimintakan persetujuan Kepala Dinas, nah kalau mekanisme tersebut dilalui maka telah ada dasar bagi sekolah untuk memungut dana dari wali murid,” jelasnya. (tm/kin).

Komentar

comments

Tagged with