Bergaya Preman Kepada Wartawan, Staf PU Binamarga Terkena Sanksi dan Terancam UU Pers

Bergaya Preman Kepada Wartawan, Staf PU Binamarga Terkena Sanksi dan Terancam UU Pers

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Seperti isi dalam surat Somasi, tampaknya Forum Komunikasi Wartawan Majalah-Koran-Online- Tabloid (MAHKOTA) tetap akan melaporkan sikap tindakan Denok dan Pamuji dua oknum Upt Binamarga Banyuwangi keranah hukum karena tugas wartawan dilindungi sesuai UU Pers No 40 tahun 1999.

“Di instansinya keduanya dapat sanksi, tapi persoalan tidak cukup disini, Wartawan bertugas dijamin UU, masalah penghinaan dan premanisme terhadap wartawan akan kami lakukan upaya hukum sesuai UU pers,” kata Ketua Forum Wartawan Mahkota Dudy Sucahyo, bersama pengurus lainnya Rudi dan Abi,(11/10).

Ini karena sejak awal Pamuji maupun Denok utamanya Pamuji sejak selang kejadian sempat memutar balik kejadian dan berjanji segera meminta maaf untuk menyelesaikan masalah perilakunya kepada salah satu wartawan Senior Banyuwangi HM, namun hal itu tidak ditepati.

Sebelumhya, Pamuji tidak mengakui berbuat hal di luar batas (premanisme) sebagai pelayanan di instansinya bahkan mencari-cari kesalahan dengan mengatakan wartawan yang datang hanya menggunakan sandal?. Padahal justru dirinya yang menggunakan sandal.

“Saya akui, saya pasrah ternyata saya melakukan kepada wartawan, apalagi ternyata yang datang itu wartawan senior di Banyuwangi,” akunya saat itu.

Pada sisi lain, selang enam hari perlakuan tidak etis Denok dan Gaya Preman Pamuji terhadap wartawan HM, pada tanggal 10 Oktober 2017 sudah berbuah sanksi kepada keduanya.

Dikutip dari surat Kepala UPT Pengelolaan Jalan Dan Jembatan Banyuwangi Ir.Erwandy Augusta, MT. Atas kejadian pada tanggal 4 Oktober 2017 dijelaskan sanksi kepada masing-masing Pamuji dikenakan sanksi tidak dipromosikan kenaikan pangkat selama 2 tahun.

Dalam surat no.485/40.33.1/103.15/2017, Staf wanitanya Denok dipindah tugaskan dari Staf Keuangan ke Staf Administrasi.

Sementara itu untuk melakukan langkah lebih jauh (hukum), Forum Wartawan Mahkota masih menunggu surat balasan Kepala DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Surabaya.(ver).

Komentar

comments