Belum Ada Keputusan Nasib Kapal Sritanjung

Kapal LCT Putri Sritanjung

Kapal LCT Putri Sritanjung

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Ditengah persiapan kapal Landing Craff Tank (LCT) lain untuk berubah menjadi kapal motor penumpang KMP, Pemkab banyuwangi belum memutuskan nasib 2 kapal LCT. milik Pemkab. Banyuwangi, Putri Sritanjung I dan II

Perubahan kapal LCT yang melayanai penyeberangan pelabuhan Ketapang – Gilimanuk dan sebaliknya, untuk menjadi KMP terkait deadline Direktorat Jendral Perhubungan (Dirjen) laut.

Sedikitnya terdapat 14 unit kapal LCT yang beroperasi dari pelabuhan ketapang Banyuwangi – Selat Bali. Dari 14 unit kapal LCT dua adalah milik pemkab banyuwangi yaitu kapal sritanjung I dan II.

Sesuai dengan Surat Keputusan Dirjen Perhubungan No Sk.885/AP.005/DRJD/2015, batas waktu pengoperasian kapal LCT sampai tanggal 9 Agustus 2015.

Para pengusaha pelayaran yang mengejar waktu deadline sesui SK tersebut. Tetapi kapal milik pemkab Banyuwangi baru mulai kemarin (3/8) di bahas di komisi III DPRD Banyuwangi.

Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahya Negara SH mengatakan, terkait deadline dari Dirjen perhubungan laut meyangkut Dua Kapal milik pemkab Banyuwangi Sritanjung I dan II sebagai aset daerah Dan sudah di bahas di DPRD Banyuwangi.

“Kita tidak tahu apa kapal itu tukar tambah atau di jual karena keputusan dari kumisi III belum final. Setelah final kita sidang peripurnakan mengambil untuk mengambil kuputusan apa di jual atau tukar tambah,” jelas Made

Di tempat terpisah kabag aset daerah Pemkab.Banyuwangi Eny Maria mengatakan,  belum mengetahui keputusan dari DPRD Banyuwangi.

“ coba mas sampean tanya ke Kabag Perekonomian,” katanya. (*makin).

Komentar

comments

Tagged with