Beberapa Wilayah Rasakan Gempa 6,4 SR Timur Laut Situbondo, Korban Luka, Meninggal Dunia Serta Kerusakan Di Sumenep

Beberapa Wilayah Rasakan Gempa 6,4 SR Timur Laut Situbondo, Korban Luka, Meninggal Dunia Serta Kerusakan Di Sumenep

Faktanews.co.id.- Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang terjadi di wilayah Timur Laut Situbondo pukul 01.44.57 detik dirasakan oleh warga Sumenep, Madura, Situbondo, Banyuwangi dan sekitar.

“Saya tidur terkejut dan langsung lari keluar rumah takut,”kata Ramadhani warga Kelurahan Singonegaran Banyuwangi,(11/9/2018).

gempa terasa juga dejumlah daerah seperti  Jember, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

Gempa terasa pula di Bali Denpasar, Karangkates, dan Gianyar dan ke beberapa daerah di NTB, seperti Lombok Barat dan Mataram.

Di Kabupaten Sumenep, yaitu di Pulau Sepudi, gempa menyebabkan tembok rumah-rumah retak, sebagian atapnya roboh akibat kerasnya getaran gempa yang terjadi di perairan Situbondo Jawa Timur.

Bahkan gempa tersebut dilaporkan mengakibatkan dua orang tewas dan empat lainnya luka-luka yang kini sedang menjalani perawatan di Puskesmas setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, mencatat, 3 orang meninggal dunia.

1) Nuril Kamiliya (L/7) Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep.
2) H. Nadhar (P/55) Dsn. Jambusok, Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep.
3) Laki-laki dewasa (masih identifikasi) Desa Prambanan, Kec. Gayam – Sumenep.

Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riady mengatakan, pihaknya juga mencatat  korban luka-luka masing-masing Sudik, (60), warga Dusun Wakduwak, Desa Pancor, Kecamatan Gayam. Gak Nasia (55) warga Dusun Jambusuk, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam.

Lihami, (70), warga Dusun Guterdeje, Desa Nyamplong, Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi, Sumenep, Madura.

Aswiya, (65), warga Dusun Pancor, Desa Pancor, Kecamatan Gayam.

“yang terluka, sebagian besar akibat tertimpa atap dan tembok rumahnya yang roboh akibat getaran gempa,” kata Moh Sahid, warga Kecamatan Nonggunung, Kamis (11/10/2018).

“Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri,” Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho Kamis (11/10).

BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan. Kerusakan rumah terdapat di:

Rumah rusak di desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep
– Rumah rusak di Kopedi Kec.Bluto – Sumenep.
– Rumah rusak di Kertasada Kec.Kalianget – Sumenep.
– Masjid Desa Gendang Timur Kec.Sepudi – Sumenep.
– Rumah rusak di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang – Sumenep. (*ham).

Komentar

comments

Tagged with