Bawaslu Janji Obyektif Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Pemilu Banyuwangi

Bawaslu Janji Obyektif Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Pemilu Banyuwangi

Faktanews.co.id.- “Semua pihak pasti kami panggil, termasuk Gus Ipul dan tuan rumah acara yah. Nanti di info lagi,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan usai konferensi pers di kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Ini disampaikan Abhan, terkait dugaan pengerahan sejumlah Kepala Desa se Banyuwangi bertemu calon gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) pada Rabu malam (30/5/2018).

Menurut Abhan, Bawaslu menelusuri semua fakta yang disampaikan oleh pemberi informasi. Termasuk pemberian uang Rp1 juta yang disebut sebagai pengganti bensin untuk masing-masing Kepala Desa yang hadir dipertemuan tersebut.

Lebih jauh, Bawaslu berjanji akan bertindak objektif berdasarkan fakta yang diterima dan dianalisa kebenarannya melewati mekanisme yang ada, salah satunya sidang pleno Bawaslu.

“Sabar, nanti kita telusuri,” ungkapnya.

Apakah hal ini berkaitan sikap Panwaslu Kabupaten Banyuwangi, Abhan kembali menyatakan akan bersikap obyektif berdasar fakta bukan berdasarkan asumsi.

“Kalau memang mereka (Panwaslu Banyuwangi) melanggar aturan, kami bawa ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) untuk diproses lebih lanjut. Kasih ke saya faktanya yah,” tegas Abhan.

Seperti diketahui, Tim Pemenangan Khofifah-Emil bersama sejumlah elemen masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan calon gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul keKantor

Kehadiran mereka diterima Langsung Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Banyuwangi. Hasyim Wahid diruang rapat Panwaslu.

“Kedatangan kami untuk mengambil formulir pengaduan. Kami dapati dugaan pengkondisian terhadap sejumlah Kades,” kata Sekretaris Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) Khofifah-Emil Banyuwangi, Andah Wibisono, di kantor Panwaslu setempat, Kamis (31/5/2018).

Andah menjelaskan, Gus Ipul telah mengumpulkan para Kades dikediaman KH Masykur Ali, Dusun Jalen Desa Setail Kecamatan Genteng, Banyuwangi pada Rabu malam (30/5/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

“Dari pengakuan para Kades, mereka ditemui oleh Gus Ipul, dan disitu Gus Ipul pamit serta mohon doa restu atas pencalonannya,”ungkap Andah dikutip media.

Andah menjelaskan, Pertemuan yang dihadiri 63 kades itu bukan agenda resmi pemerintahan atau Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi). mereka hadir bertemu Gus iful karena atas permintaan pada koordinator Kades yang juga menjabat kades Kebun Dalem, Ihsan yang menyebut atas perintah Abdullah Azwar Anas (saat ini Bupati Banyuwangi).

“Itu koordinator Kades mau datang karena diperintah sama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Lsm Aliasnsi Rakyat Miskin, Helmi Rosadi mengatakan kepada Faktanews.co.id. pihaknya telah melakukan pelaporan dugaan adanya pelanggaran Pilkada Jatim.

“Sebelumnya saya melaporkan tentang gambar Bupati bersama Gus Ipul dan Mbak Puti, untuk yang ini saya sudah melapor kamis malam melalui email, kalau temuan dan juga ada pengakuan Kepala Desa yang menerima uang bensin kaitan pertemuan dengan Gus Iful,” kata Helmi.(1/6/2018 (bes/kin).

Komentar

comments

Tagged with