Banyuwangi Larang Berdiri Tempat Hiburan, Panti Pijat dan Diskotik.

Diskotik

Diskotik

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Bupati Banyuwangi, Ir Abdullah Azwar Anas mengatakan, tempat hiburan di Banyuwangi telah menjadi atensi pihak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan jajaran aparat hukum seperti Kepolisian dan Kejaksaan, agar benar-benar mempunyai dan menggunakan ijin sesuai yang dikantongi.

Anas menengarahi, ada beberapa tempat hiburan beroperasi tidak berijin ataupun penyalahgunaaan ijin tertentu tapi disalahgunakan untuk tempat hiburan, ini sudah menyalahi aturan perda Banyuwangi.

Salah satu tempat hiburan yang menabrak aturan adalah Mascot yang beralamat jalan Yos Sudarso Kelurahan Sukowidi, Kec. Kalipuro.

Tempat hiburan MASCOT tersebut menurut Anas telah melanggar ijin dari rumah makan menjadi tempat hiburan.

“itu ijin untuk rumah makan, pemanfaatannnya lebh dari itu, untuk karaoke,” katanya.

Anas menyesalkan, lebih jauh MASCOT difungsikan pula untuk Diskotik dengan segala konsekwensi seperti menyediakan minuman keras.

”informasinya Selama ini ijin maskot adalah restoran tetapi di balik itu juga ada discotik, cafe dan karaoke,” kata anas (6/10).

Menurut Bupati Anas, setiap tempat hiburan dibanyuwangi harsu mematuhi aturan dalam perda nomor 10 tahun 2014 tentang penyelenggara tempat  hiburan.

Juga dalam pasal 11 sudah jelas bahwa di Banyuwangi haram berdiri tempat hiburan, panti pijat dan diskotik. (fn)

editor : makin

Komentar

comments