Awal Ngaku Wartawan, Ngaku Staf Pengacara Eksekusi Mobil Dan Perabot Rumah Tangga

Awal Ngaku Wartawan, Ngaku Staf Pengacara Eksekusi Mobil Dan Perabot Rumah Tangga

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Profesi wartawan terusik menyusul nama SA belakangan menjadi gunjingan publick terseret dalam dugaan penggelapan mobil.

Entah hukum apa yang mendasari Wanita ini tak segan mengambil Mobil dan sejumlah isi rumah seseorang.

“Sri Astuti akan kita laporkan penggelapan, dia mengaku sebagai pengacara, kita ini tidak main dia sebagai apa kok berani melakukan itu, barang-barang itu harus kembali,”kata salah satu sumber Faktanews.co.id.

Dikonfirmasi Faktanews.co.id. awalnya  SA mengaku sebagai salah satu dari tiga wartawan Media tipikor di Banyuwangi.

SA tak sungkan mengklaim posisinya di Banyuwangi dibawah pimpinan Redaksi Tipikor Sugeng Setiawan yang juga ketua salah satu LSM.

Tidak tau apa maksudnya, tanpa di tanya wanita energik ini juga mengaku sebagai activis combat.

“kita langsung Redaktur Media Tipikor hanya tiga orang di Banyuwangi. Redakturnya Sugeng setiawan,”kata SA dalam salah satu kalimatnya.

Sementara itu, Dugaan penggelapan mobil dilakukan SA berposisi mengaku sebagai pengacara.

SA dengan beberapa orang terlibat penarikan mobil grand livina warna silver plat Nopol DK serta beberapa perabot milik wanita, MT.

“saya kan juga staf pengacara,”akunya.

Sementara itu, Sugeng Setiawan yang disebut Sri Astuti sebagai atasannya di Media Tipikor mengatakan, dirinya memang sempat tergabung di media tersebut.

Namun menurut Sugeng hampir 3 tahun dirinya tidak ada dalam bagian media tipikor karena ingin fokus dengan LSM yang dia pimpin. (Kin).

Komentar

comments

Tagged with