Arcandra Berpeluang Kembali Jabat Menteri

Arcandra TaharFaktanews.co.id. – Meski sudah dicopot dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral akibat keteledoran pemerintah terkait kewarganegaraan ganda, tampaknya peluang  menduduki kembali jabatan yang hanya didukuki 20 hari tersebut akan terbuka kembali.

Arcandra Tahar yang sempat dipermalukan akibat pencopotan tersebut, kemungkinan akan kembali menjadi bagian dari kabinet apalagi jabatan tersebut saat ini masih ‘kosong’, Presiden Jokowi hanya menunjuk Luhut Pandjaitan sebagai pengganti menteri ESDM hingga dilantiknya menteri ESDM definitif.

Kabar terbaru menyebutkan, dalam sepekan terakhir, pihak tertentu telah melakukan lobi baik datang langsung ke DPR maupun melalui sambungan telepon.bertujuan agar Komisi III DPR segera memproses permohonan kewarganegaraan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar apabila pemerintah mengajukan permohonan ke DPR.

“Memang saat ini ada beberapa pihak yang datang meminta, agar permohonan pemerintah terhadap status kewarganegaraan Arcandra ini ketika disampaikan ke DPR, itu dapat disetujui oleh DPR melalui Komisi III,” kata Anggota Komisi III DPR Sjarifuddin Sudding di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (30/8).

Sementara itu,  Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo sempat mengatakan siap memproses pengajuan naturalisasi Arcandra Tahar bila diajukan dari pemerintah.

“DPR menyambut baik dan akan segera memproses permohonan kewarganegaraan Arcandra kalau Presiden atas nama pemerintah jadi mengajukannya ke DPR untuk meminta pertimbangan,” katanya..

Setali tiga uang, Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya mengatakan pemerintah bisa membantu percepatan proses mendapatkan status warga negara Indonesia bagi Arcandra Tahar. Arcandra diberhentikan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral karena kasus kewarganegaraan ganda.

“Pemerintah bisa bantu proses percepatan WNI itu. Jalur khusus boleh cepat. Nah, pasal ini yang jalur cepat,” katanya di Kantor Wakil Presiden, di Jakarta, Jumat (19/8).

pasal yang dimaksud JK yaitu pasal 20 Undang-Undang Kewarganegaraan tentang orang yang berjasa atau dibutuhkan terkait kemampuannya, presiden dapat memberikan status WNI setelah berkonsultasi dan mendapat persetujuan dari DPR.

Terkait Archandra Menurut JK, keahlian alumni Texas A&M University tersebut masih dibutuhkan pemerintah. disisi lain, keinginan Arcandra juga kuat untuk mengabdi kepada negara. (me/ed/hay)

Komentar

comments

Tagged with