Anggota Jadi Korban Kekerasan, Ketua Peradi Banyuwangi Kawal Hingga Tuntas

Anggota Jadi Korban Kekerasan, Ketua Peradi Banyuwangi Kawal Hingga Tuntas

Faktanews.co.id-(Banyuwangi)- Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Banyuwangi Misnadi SH. MH tak terima anggotanya jadi korban kekerasan oleh oknum apalagi hal itu terjadi di dalam area Polres Banyuwangi.

Ini disampaikan Misnadi terkait kekerasan fhisik dilakukan seorang wanita berpakaian dinas layaknya guru kepada Advokad Banyuwangi Eny Setiawati, SH.

“Kita prihatin kekerasan justru terjadi didalam Polres,” kata Misnadi. (7/2/2018).

Lebih jauh Misnadi tak menampik adanya informasi bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa.

“Kalau itu saya dengar, tapi harus dibuktikan kebenarannya secara medis apakah dia benar-benar mengalami gangguan jiwa,”kata Misnadi.

Seperti diketahui, advokad Eny  Setiawati, SH. tiba – tiba saja dipukul oleh seorang wanita saat diruang lobi Polres Banyuwangi sekitar pukul 14.00 wib.

Akibat kejadian itu Eny mengalami luka berdarah di kepala.

Dalam kejadian itu pelaku yang memakai pakaian biru dongker berciri layaknya guru nampak seperti meluapkan emosi dengan suara tinggi tak mempedulikan hal itu dilakukan di area Polres Banyuwangi.

Dalam kejadian itu nampak pula sejumlah anggota polisi yang dinas berupaya mengusir pelaku.

“itu anggota kita saat kejadian dia sedang beraktivitas sebagai pengacara, kemarin langsung melaporkan kejadian, Pasal 351 penganiayaan,”jelas Misnadi.

Akibat kejadian itu, Eny melakukan visum kedokter dan sebagai orang yang taat hukum menyerahkan persoalan itu kepada aparat hukum.

“Saya gak kenal dan tidak punya urusan atau hubungan dengan dia, kok tiba-tiba saya dipukul, yang digunakan seperti botol,sudah divisum ada tiga jahitan dikepala saya,” ungkap Eny.

Informasi yang diterima, pelaku penganiayaan adalah wanita yang berprofesi sebagai guru disalah satu Sekolah Dasar sekolah dasar (SD) Negeri Banyuwangi.

Saat ini dia bersuamikan seorang guru, sebelum menikah dengan guru pelaku adalah janda dari anggota Polisi. (Kin).

Komentar

comments

Tagged with