Pegang Kartu KIS, Pasien RSUD Blambangan Akhirnya Tak Biaya Sendiri

Pasien RSUD Blambangan, HOLIK

Pasien RSUD Blambangan, Cholik

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Keluarga Holik akhirnya lega, menyusul biaya rujuk di rumah sakit di Surabaya dikabarkan tidak dibiaya sendiri.

Cholik warga Muncar Banyuwangi terkena penyakit tumor di bagian dada hingga mengalami kebocoran yang harus di rawat inap di RSUD Blambangan

Namun karena tak mencukupi fasilitas memadai maka pasien harus di rujuk ke RSUD di kota Surabaya, guna pelayanan yang lebih maksimal.

Kejanggalan terjadi saat proses rujukan dari RSUD Blambangan ke Surabaya menyatakan status pasien yakni rawat jalan padahal penyakit tumor di bagian dada yang mengalami kebocoran dan kondisi pasien sanggat tidak mungkin untuk rawat jalan.

Anehnya pasien juga harus menanggung semua admisnistrasi rujukan di bayar secara pribadi padahal pasien juga telah terdaftar pada penerima KARTU KIS (KARTU INDONESIA SEHAT) yang semua anggaran di tanggung oleh negara.

Hal inilah yang membuat anggota DPRD banyuwangi Ali mustofa geram dan seketika itu langsung menghubungi direktur RSUD Blambangan namun tidak di respon dan setelah itu menguhungi dokter yang menangani Dr Hanan.

Dalam kontak komunikasi yang di lakukan anggota DPRD Banyuwangi dan dr. Hanan berlangsung Senen (18/4) terjadi saling adu mulut akhirnya status pasien menjadi pemegang KIS dan semua Administrasi di tanggung negara.

“Program kesehatan harus di dukung elemen pemerintah doketr hingga rumah sakitnya, kalau separu paruh, begini jadinya, ini satu yang kelihatan kalau orang awam lainnya bagaimana?,” kata Ali Mustofa.(van/kin).

Komentar

comments