Anas Ajukan Perubahan APBD 2019 Ke DPRD

Anas Ajukan Perubahan APBD 2019 Ke DPRD

Faktanews.co.id. –(Banyuwangi)- Bupati Banyuwangi, H.Abdullah Azwar Anas menyampaikan nota penjelasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD tahun 2019 digedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Banyuwangi, senen, kemarin (05/08/2019),

Dalam rapat paripurna Dewan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ruliono.SH itu, KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2019 dilakukan untuk antisipasi tantangan eksternal maupun internal yang dinamis, serta upaya akselerasi implementasi kebijakan sesuai kapasitas fiskal daerah.

“Perubahan APBD Tahun 2019 difokuskan sebagai instrumen untuk menstimulasi ekonomi yang diperkirakan masih melambat, memastikan konsumsi rumah tangga terjaga, meningkatkan surplus perdagangan dan mendorong gerak dan transaksi sektor riel,” jelas Bupati Anas.

Anas menjelaskan beberapa poin penting KUPA-PPAS Perubahan APBD tahun 2019.

Seperti penyesuaian target pendapatan daerah pada perubahan APBD tahun 2019 menjadi 3,212 triliun, bertambah 41,73 miliar dari APBD Induk sebesar 3,170 triliun.

“Pendapatan Asli Daerah turun menjadi Rp.517,57 M atau berkurang 54,11 M dari APBD Induk 2019 sebesar Rp. 571,69 M. namun Dana Perimbangan naik sebesar 12,14 miliar, dari APBD Induk 2019 sebesar 2,092 triliun menjadi 2,104 triliun,”rinci Bupati Anas.

Total belanja daerah pada perubahan APBD tahun 2019 menurut Anas, menjadi 3,277 triliun atau meningkat  86,82 miliar dari APBD Induk 2019 sebesar 3,190 triliun Rupiah.

“Peningkatan belanja Banyuwangi  diarahkan untuk melaksanakan program dan kegiatan yang bersifat mandatory, antara lain dana bagi hasil cukai tembakau untuk program kesehatan dan promosi dan bantuan keuangan khusus,” jelasnya.

Terjadu surplus anggaran dari proyeksi Silpa tahun anggaran 2019 sebesar Rp 20 M, sedangkan Silpa audit BPK RI senilai Ro 65 M atau ada kenaikan Rp 45 M Rupiah, angka ini menurut Anas berkaitan untuk komponen pembiayaan daerah.(*kin).

Komentar

comments