Aliran Kepercayaan Dicantumkan e-KTP Tunggu Rapat Terbatas

Aliran Kepercayaan Dicantumkan e-KTP Tunggu Rapat Terbatas

Faktanews.co.id- “Saya sedang menunggu rapat dulu dengan komisi VIII,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai menghadiri acara Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Jepang di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/2018).

Ini disampaikan Tjahyo, terkait pencantuman aliran kepercayaan di Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) selain enam agama resmi yakni Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Seperti diketahui, dicantumkan aliran kepercayaan di Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) mengacu kepada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Selasa, 7 November 2017 lalu.

MK telah mengabulkan gugatan seluruh permohonan uji materiil UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan Sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan (UU Kependudukan).

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah (Mendagri) sudah melakukan pertemuan dengan para tokoh-tokoh agama.

“Pertemuan dengan Majelis Ulama udah, tokoh-tokoh agama sudah, nanti akan kita bahas dulu hasilnya,” ungkapnya.

Dari pertemuan itu, menurut Tjahjo pemetintah telah menerima masukan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Saya kira masukan MUI secara prinsip bisa dipahami bahwa kolom agama dan kolom itu (kepercayaan) dipisah. Karena penghayat itu bukan agama, itu saja sih, enggak ada masalah. Tinggal tahapannya kami nunggu dr DPR,” jelas Tjahyo.

Hanya saja segala kesimpulan dari masukan akan disampaikan oleh Menkopolhukam Wiranto dalam rapat terbatas kabinet.

“Kesimpulan opsi-opsinya dengan Menkopolhukam akan kami sampaikan dalam rapat terbatas kabinet,” pungkasnya. (me/hay).

Komentar

comments

Tagged with