Akui Tarik 750 Ribu Sesuai Kesepakatan Warga, Prona badean Dalam Proses Hukum

Presedur Prona

Presedur Prona/Sp

Faktanews.co.id.-Banyuwangi- proses hukum dugaan korupsi pada Proyek Program Nasional Agraria (Prona) tahun 2014 Desa Badean kecamatan Rogojampi Banyuwangi masih dalam penyelidikan di aparat hukum.

Beberapa saksi masih dua saksi yang dipanggil untuk di minta keterangan. desa badean mengajukan115 bidang untuk sertifikat tanah masyarakat yang tidak mampu,

informasi di lapangan Untuk peserta prona Desa dipungut sebesar Rp 750,000,- sampai 1.500,000,- oleh panitia.

Kades Badean Moh. Ikhsan Ikhsan mengatakan program prona di desa yang dipimpin tidak ada masalah. “Kami dapat Prona ini tidak ada masalah, yang bikin masalah itu lawan politik saya, calon kades yang kalah”, ungkapnya

Terkait pungutan kades badean menjelaskan Dari pihak desa tidak ada tidak ada memungut biaya, akan tetapi masyarakat sendiri atau peserta Prona yang meminta sesuai dengan kesepakatan bersama. Terkait biaya juga terjadi atas kesepakatan masyarakat sendiri. “mereka sepakat biaya 750 ribu,”katanya.

Dala proses administrasi menurut kades, masyarakat kesulitan melengkapi persyaratan contohnya karena pengaju prona adalah tanah yang terjadi jual beli dibawah 1997. Sehingga di butuhkan materai tahun  tersebut.

“Kalau kita berharap Masyarakat urus sendiri, tapi masyarakat minta kita membantu hingga terbentuklah panitia seperti kelompok, untuk materai lama tersebut kita juga membantu mencari dan menyediakan”, tambahnya.(makin)

 

Komentar

comments

Tagged with