FAKTANEWS
faktanews

Ajudan Prabowo Tertembak, Polisi Janji Usut Tuntas

Faktanews.co.id.- Peristiwa penembakan terhadap Fernando Wowor di parkiran diskotek Lips Club Bogor hingga kini masih diusut polisi. pelaku penembakan Briptu AR juga masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah dikeroyok rekan-rekan mendiang Fernando.

Kepala Bidang Hukum Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat Komisaris Besar Iksantyo Bagus Pramono mengatakan, pihaknya masih menggali keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab insiden penembakan itu. Termasuk meminta keterangan langsung kepada Briptu AR alasan mengunjungi tempat hiburan malam tersebut.

Fernando Payungi Prabowo.

 

“Sementara masih kita perdalam. Dalam rangka apa yang bersangkutan datang ke tempat itu. Dari surat-surat sudah kita cek, dia anggota Brimob Kelapa Dua. Kita juga sudah lakukan koordinasi dengan Komandan Brimob di sana,” ucap Iksantyo.

Insiden penembakan itu terjadi ketika korban bersama rekan-rekannya terlibat keributan dengan Briptu AR di area parkir Lips Club Bogor, Sabtu, dini hari. Informasi yang didapat, keributan antara keduanya dipicu persoalan saling tidak mau mengalah saat berada di lokasi parkir diskotek itu.

Saat itu, korban yang mengendarai mobil hendak masuk ke dalam untuk memarkirkan kendaraannya. Kemudian, pada saat bersamaan, muncul Briptu AR bersama seorang teman wanitanya yang ingin keluar dari area parkir.

Karena sama-sama tidak mau mengalah, mereka pun terlibat cekcok mulut. Korban bersama sejumlah temannya yang turun dari dalam mobil langsung menghampiri Briptu AR.

Merasa terdesak, Briptu AR pun mengeluarkan senjata api. Terjadi saling rebutan senjata di antara mereka. Kemudian, terdengar suara letusan senjata api yang mengenai dada korban. Melihat korban terluka, teman-teman yang lainnya langsung mengeroyok Briptu AR.

Briptu AR harus dirawat di rumah sakit karena luka parah di bagian muka serta satu jari tangan bagian kirinya putus akibat dikeroyok oleh sejumlah rekan korban.

“Ini permasalahan pribadi perorangan bukan institusi,” ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen M. Iqbal dalam pesan singkatnya, Minggu (21/1).

Lebih jauh Iqbal berjanji polisi tidak pandang bulu dalam mengungkap kasus tersebut.

“Polri akan proses hukum siapa pun yang bersalah. Polri turut prihatin adanya korban jiwa dan turut bela sungkawa,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan,  perlindungan hukum yang diberikan bukan semata Fernando pernah menjadi ajudan Prabowo. namun, karena Alm Fernando kader Gerindra sehingga pihaknya berkepentingan bertindak melindungi beliau. Jadi kita mengadvokasi masalah yang menimpa kader.

“Jadi bukan semata-mata karena ajudan (Prabowo) ya,” tandasnya (me/hay).

Komentar

comments