Adelina TKW Muda Disiksa Dan Meninggal di Malaysia, Dua Majikan Ditahan

Adelina TKW Muda Disiksa Dan Meninggal di Malaysia, Dua Majikan Ditahan

Faktanews.co.id- Kepolisian Central Seberang, Malaysia, menahan dua majikan TKW asal Indonesia masih berusia muda Adelina (21) yang meninggal dengan berbagai luka ditubuh.

Menurut Komandan Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid, majikan perempuan kakak beradik berusia 36 tahun dan kakaknya Laki-laki berusia 39 tahun akan dituntut atas tuduhan pembunuhan sudah ditahan hingga 14 Februari 2018.

Sementara itu, belum ada keterangan rinci identitas kedua pelaku

Sehari sebelum meninggal TKW asal Medan, Sumatera Utara ditemukan tim penyelama hanya bisa duduk tak berdaya di beranda rumah majikan ditemani seekor anjing hitam jenis rottweiler yang terikat.

Tim penyelamatan bergerak atas Informasi seorang wartawan, Sabtu, 11 Februari 2018.

Namun Adelina nampak takut merespon dia hanya melihat sekilas tim penyelamat kemudian menundukkan kepalanya sementara Anjing disampingnya menggonggong kepada tim penyelamat.

Saat ditemukan, Kepala dan wajah Adelina bengkak, kedua kakinya penuh luka dan sudah infeksi.

Keterangan para tetangga sekitar rumah majikan Adelina menceritakan, sudah lebih sebulan Adelina tidur bersama anjing rottweiler di beranda rumah majikannya.

Tak banyak keterangan didapat Kepolisian Malaysia karena Adelina sangat ketakutan sejak ditemukan di beranda kediaman majikan yang mempunyai dua lantai di Taman Kota Permai, Penang, Malaysia.

Sebelum meninggal pada Minggu, 11 Februari 2018 Adelina sudah dilarikan pihak kepolisian setempat ke rumah sakit Mertajam.

“Saat tiba, kami melihat dia sedang duduk di beranda. Dia tidak merespon kami dan hanya menggelengkan kepalanya. Kami berbicara dengan para tetangga, yang menceritakan kepada kami sering mendengar majikan Adelina mengomel padanya dengan suara keras dari dalam rumah,” kata seorang tim penyelamat, Por Cheng Han, 29 tahun.

Dikutip dari situs straitstimes.com, Por menjelaskan, saat ditemukan tubuh Adelina penuh luka bakar, termasuk bekas luka bakar dikaki serta beberapa luka sudah bernanah.

Namun saat proses penyelamatan, seorang perempuan tua yang berada di dalam rumah menolak membawa Adelina ke rumah sakit.

Sebaliknya, perempuan berusia sekitar 60 tahun itu meminta tim penyelamat untuk mengurusi urusan masing-masing.

Perempuan yang identitasnya masih dirahasiakan tersebut, memberikan nomor telepon puterinya, yang merupakan majikan Adelina.

Beberapa saat dihubungi sang Majikan menolak tuduhan melakukan penyiksaan terhadap Adelina.

Terkait luka bakar dialami Adelina, Majikan beralasan dia membeli cairan pembersih kimia setelah pembantu rumahnya itu buang air besar di lubang pengering dapur yang mengakibatkan lubang tersebut tersumbat.

Selanjutnya Adelina tak sengaja menumpahkan cairan tersebut ke kaki dan tangannya saat menuangkan cairan tersebut ke lubang pengering hingga menyebabkan luka bakar.

Sang Majikan beralasan, dia telah memberikan obat kepada Adelina namun kulit Adelina tak tak berhenti mengelupasi lukanya hingga membuat tersebut semakin parah. (S.times/hay).

Komentar

comments