Abdillah : Tanah Hampir 900 Hektar Di Banyuwangi Milik Hj Halimah

Abdillah : Tanah Hampir 900 Hektar Di Banyuwangi Milik Hj Halimah

“Seluruh bukti lama Eigendom Verponding atas nama Wanatirta bin Nuryasentana oleh Pengadilan Agama Cilacap, Nomor 0056/pdt.p/2019, tanggal 5 Maret 2019, ditetapkan Hj Halimah sebagai ahli waris,” kata Abdillah Rafsanjani, Sabtu (5/10/2019).

Ini disampaikan Abdillah terkait munculnya sejumlah bukti lama kepemilikan tanah bekas hak barat atau Eigendom Verponding, seluas 898,815 hektar tanah terletak di Banyuwangi menurutnya milik atas nama almarhum Wanatirta bin Nuryasentana,

Sementara itu Hj Halimah sebagai ahli warisnya beralamat Desa Sumur Batu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Abdillah memberikan keterangan ini karena ditunjuk wanita itu selaku ahli waris  untuk melakukan penelusuran, pengurusan hingga pengambil alihan tanah tersebut.

Menurut Abdillah selain dirinya yang diberi kuasa, ada pula dua orang lain masih kerabat ahli waris di Banyuwangi di beri kuasa sama untuk hal itu yaitu Nanang Sugiarto dan Bagus Pambudi, keduanya warga Lingkungan Kepatihan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi dan Hendri Wardianata, warga Perumahan Puri I, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

Menurut Abdillah, dari jumlah 898,815 tersebut, kepemilikan tanah bekas hak barat tersebut meliputi, Akta kepemilikan Nomor Verponding 1331, seluas 307,577 hektar, terletak diwilayah Ketapang, Giri, Banyuwangi. Verponding 1380 seluas 512,935 hektar, terletak diwilayah Kembiritan, Genteng, Banyuwangi. Disinyalir bentangan tanah hingga masuk wilayah Kecamatan Glenmore.

Berikutnya Verponding 407 dan 1142 seluas 32,303 hektar, terletak diwilayah Lateng, Klatak, Banyuwangi. dan Verponding 1147, 1148 dan 1149, seluas 46,000 hektar, terletak diwilayah Kota Giri Banyuwangi.

Saat ini kata Abdillah, dimungkinkan kondisinya banyak bidang tanah yang tidak sesuai dalam bukti lama ataupun dikelola pihak lain maupun berpindah tangan ke orang lain.

Namun demikian, khusus bidang tanah yang sudah ditempati masyarakat kalangan orang miskin, akan diberikan secara cuma-cuma. Bahkan akan dibantu dalam proses pengurusan Sertifikat Hak Milik.

“Kita akan membuat sekretariat khusus untuk memudahkan masyarakat,”  ungkapnya.

Aktivis yang dikenal vokal ini dalam waktu tidak terlalu lama akan melakukan koordinasi dengan pihak instansi terkait.

“Tentu akan ada banyak mafia tanah bingung dengan hal ini,” kata aktivis yang dikenal vokal ini.(*kin).

Komentar

comments

Tagged with