Soal Tumpang Pitu, Kuasa Hukum Warga Akan Temui PJ. Bupati dan Kapolres

Demo Mencekam Tolak Penambangan Tumpang Pitu

Demo Mencekam Tolak Penambangan Tumpang Pitu

Faktanews.co.id. (Banyuwangi)-  Sempat tidak mengomentari penangkapan Edi Laksono serta 6 warga tumpang pitu lain yang dijadikan tersangka dalam kasus kerusuhan penolakan tambang emas gunung tumpang pitu, Penasehat hukum tersangka Amrullah sayangkan cara – cara aparat lebih menonjolkan cara- cara penanganan penangkapan.

Komentar ini menyusul hasil pengembangan penyidikan yang akhirnya aparat polda Jatim melakukan penangkapan kepada pelaku lain yang diduga ikut melakukan pengrusakan, termasuk edi laksono warga pulau merah, pancer desa sumber agung yang di tangkap sebelumnya (9/12).

Saat ini akibat kerusuhan tumpang pitu polda jatim sudah menetapkan 7 tersangka hasil penyidikan dan penangkapan dari hasil penyidikan.

Ketujuh tersangka tersebut sudah di tahan di Mapolda Jatim masing-masing, Jovan, Suyadi, Sunarto, Fitriyati, Didit, Prasetyo, Edi Laksono, Bukat atau Edi Malik.

Sebelumnya saat terjadi penangkapan Amrullah berharap faktanews.co.id yang berada di sekitar lokasi TKP mengekpos kasus tersebut tanpa meninggalkan keseimbangan latar belakang dan informasi  sebab akibat penolakan warga sekitar.

“sampean kan sudah tahu itu, kenapa warga menolak, itu yang harus dipahami dulu, baru kita cari solusinya,” katanya.(2/1).

Menurut Amrullah kalau terus dilakukan penangkapan atau penonjolan proses hukum kepada masyarakat hal itu justru akan menjadi masalah berkepanjangan luka dan dendam ditengah masyarakat.

“kalau siapa saja yang terlibat, bukan tidak mungkin warga sekampung ditanggkapi semua,” jelas Amrullah.

Sehubungan hal tersebut Amrullan akan segera menghadap PJ. Bupati Banyuwangi maupun Kapolres Banyuwangi.

” saya dan tim kuasa hukum warga, akan menghadap P. Zarkasi dan Kapolres untuk mencoba mencari Solusi,” katanya.

Seperti diketahui, akibat perundingan yang deadlock di hotel bari indah jajag (25/11), pada sore harinya terjadi pengrusakan dan pembakaran beberapa fasilitas PT Bumi Suksesindo (PT BSI) di area penambanngan tumpang pitu. Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Sebelum Edi laksono ditangkap (29/12) oleh personal polisi yang dipimpin Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP. Eko, situasi keamanan terkendali menyusul penjagaan ketat keamaman yang dibantu TNI, 4 orang sudah dinyatakan tersangka.

Sebelumnya, Pasca kerusuhan, PT. BSI, melalui manajemen mengajak masyarakat sekitar tambang emas Gunung Tumpang Pitu, untuk saling introspeksi guna terciptanya hubungan yang harmonis, PT BSI dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan dengan masyarakat.

“Mari saling introspeksi, kami juga mengintrospeksi apa yang salah dari diri kami. Sehingga kedepan hubungan dengan masyarakat baik, sehingga kita berjalan dengan baik dan masyarakat juga merasakan manfaat dari kehadiran kami,” ungkap Direksi PT BSI. Arif Firman, (5/12). (fn/makin)

Komentar

comments