Terminal Brawijaya Tingkatkan ‘’fasilitas’ Public.

Kadishub. Suprayogi SH.

Kadishub. Suprayogi SH.

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Menyadari transportasi merupakan modal utama dinamika perkembangan masyarakat, terminal Brawijaya Banyuwangi Jawa Timur terus melakukan peningkatan sarana prasarana fasiltas public.

Untuk meningkatan pelayanan kepada public dibuktikan, terminal Brawijaya di bangun 5 kamar mandi dan toilet yang cukup bersih.

Ini dilakukan untuk menambah layanan kepada penumpang bus yang akan melakukan aktivitasnya

Menurut kepala terminal Brawijaya KARSI.Sap. Setiap harinya Terminal Brawijaya Banyuwangi yang bersatus terminal kelas B.melayani penumpang dan awak da armada bus yang melakukan aktivitas terdiri dar 30 AKAP (antar kota antar provinsi) trayek Jember-Denpasar serta Banyuwangi- Jogjakarta. serta AKDP 60 (antar kota dalam provinsi) dengan trayek Banyuwangi – Jember, Banyuwangi-Tulungangug dan Banyuwangi-Surabaya.

Jumlah tersebut masih ditambah layanan angkutan kota walau sebagian tidak menggunakan terminal Brawijaya.

Ka. Terminal Brawijaya, Karsi Sap.

Ka. Terminal Brawijaya, Karsi Sap.

“terminal ini (Brawijaya) harus terus berupaya maksimal melayani, kalau bis jumlah segitu masuk diterminal, untuk yang angkot hanya sekitar 15 yang masuk terminal, sisanya mereka muter terus cari penumpang,” kata karsi (23/12).

Menurut Karsi dari jumlah armada dan Jumlah penumpang untuk angkutan utamanya armada dan penumpang antar kota sebenarnya tidak mengalami penurunan.

“yang menyebabkan terminal terlihat sepi di karenakan banyak penumpang yang langsung melakukan perjalanan ke bali tanpa transit di terminal Brawijaya yang menyebabkan angkutan kota mengalami penurunan penumpang, jumlah penumpang di terminal Brawijaya di setiap harinya mencapai 500-900 orang,” jelasnya.

Kepala dinas perhubungan dan informasi, Suprayogi SH. Mengatakan, layanan kepada public tiap tahun memang harus ditingkatkan. Apalagi menjelang natal, tahun baru arus penumpang yang meningkat harus diimbangi dengan layanan.

“ini bagian dari kewajiban pemerintah menyiapkan kelancaran layanan transportasi penumpang angkutan yang nyaman,” katanya. (makin/van).

Komentar

comments