4 Ledakan Bom di Bangil, Pemilik Bom Istri Anak Terluka, Kapolsek Bangil Sempat Dikejar dan Dilempar Bom  

4 Ledakan Bom di Bangil, Pemilik Bom Istri Anak Terluka, Kapolsek Bangil Sempat Dikejar dan Dilempar Bom  

Faktanews.co.id.-(Pasuruan)- Ketakutan  sempat terjadi pada saat empat bom meledak di Kelurahan Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan. Rumah yang menjadi lokasi ledakan merupakan kontrakan yang dihuni Ab (43) bersama seorang perempuan DR (40) dan anak usia 6 tahun, Kamis 05 Juli 2018, 13:57 WIB.

Pelaku Ab sempat membuat ketakutan karena melempar tas ransel hitam kepada Warga sekitar berupaya mengamankan.

Bahkan Ab sempat mengejar Kapolsek Bangil yang datang ke TKP.  Kompol M Iskak, kejaran kecepatan lari Anwar membuat jaraknya semakin dekat dengan Kompol Iskak yang tunggang langgang masuk keluar gang

Ketika jarak dekat AB melempar tas hitamnya, Bom itu meledak di atas trotoar.

Namun Kompol Iskak menghindar berlari dan masuk ke kerumunan warga.dia  selamat dari ledakan.

Sesaat sebelumnya terjadi 3 ledakan bom yang pertama terjadi sekitar pukul 11,30 WIB. disusul suara ledakan kedua hingga ketiga. di halaman rumah milik Saprani tersebut.

Rahmad warga setempat mengatakan kejadian awal dirinya melihat seorang penghuni rumah membawa benda yang diduga bom ke halaman rumah. Sebelumya akhirnya terjadi 3 kali ledakan dihalaman rumah tersebut.

Suara ledakan keras mengagetkan warga Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan. Suara ledakan itu bahkan terdengar hingga radius 500 meter.

Rohmat warga sekitar mengenal penghuni rumah kontrakan tersebut pasangan suami istri bernama Abdullah Anwari dan Dina Rohana dan anaknya.

“Rumah itu milik Saprani, tapi dikontrakkan. Yang ngontrak namanya Anwar, warga Aceh,” kata Camat Bangil Rahmat Syarifudin di lokasi, Kamis (5/7/2018).

Akibat kejadian Itu anak laki-laki Anwar yang menjadi korban ledakan bom di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso, Kota Surabaya.

Anak lelaki berusia 6 tahun tersebut dikabarkan sempat dibawa ke RSUD Bangil, sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit milik Polri tu. Korban dibawa dengan menggunakan mobil ambulans dan tiba sekitar pukul 16.30 WIB sore tadi.

Hingga berita ini ditulis, media ini masih berusaha meminta informasi mengenai kondisi terakhir korban kepada pihak rumah sakit. Sampai saat ini, belum ada pejabat RS Bhayangkara yang memberikan keterangan perihal kondisi bocah malang tersebut.

Di tempat terpisah, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin juga menjelaskan pemilik bom mengalami luka-luka akibat ledakan bom dan terkena tembakan senapan angin.

Dia juga meninggalkan istrinya dan anaknya yang mengalami luka-luka.

“Yang bersangkutan mengalami luka terkena senapan angin saat menyerang Kapolsek, dia meninggalkan anaknya juga yang luka-luka di paha dan istrinya selamat. Pelaku masih kami kejar,” terangnya, Kamis.

Hingga petang tadi masih dilakukan penjagaan ketat meski penyelidikan di lapangan sudah selesai. Garis polisi dipasang oleh petugas guna menghindari adanya warga penassaran ingin masuk ke rumah. Garis polisi dibentangkan dengan radius 100 meter dari lokasi ledakan.(ko/hay)

Komentar

comments

Tagged with