3 Tahun Tak Naik, PUDAM Berlakukan Tarif Baru Pengguna Air

3 Tahun Tak Naik, PUDAM Berlakukan Tarif Baru Pengguna Air

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Kenaikkan tarif dasar pemakaian air diberlakukan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi terhitung sejak Januari 2020.

Namun demikian kenaikan harga air selain hanya naik masih dalam kisaran 14 % disisi lain dijanjikan diimbangi tingkat layanan dilakukan semua area selama 24 jam.

Kenaikan ini diberlakukan penggunaannya pada angka 10 kubik dan selebihnya akan terkena kenaikan tarif progresif.

Sebelumnya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (Sejak 2017-2019) PUDAM Banyuwangi tidak melakukan penyesuaian kenaikan tarif baru dasar air.

“Tidak tinggi naiknya, misalkan biasanya bayar per bulan Rp 50 ribu dengan pemakaian yang sama akan bayar 64 ribuan,” jelas Direktur Utama PUDAM Banyuwangi Widodo Waluyo.

Widodo mengatakan, masyarakat mulai memahami peningkatan pelayanan yang diharapkan dan saat ini terus ditingkatkan juga memerlukan dana operasional.

Menurut Widodo PDAM yang kini menjadi PUDAM sudah punya jaringan air sejak tahun 1927 tentu saja jaringan air (utamanya pipa) perlu adanya perawatan dan pergantian yang memang dianggap perlu dilakukan setiap saat.

“Sejumlah harga barang termasuk suku cadang instalasi penyaluran air ikut terkontrol naik,”katanya,(3/1).

Lebih jauh Widodo mengatakan, angka kenaikan itu juga tetap menempatkan harga dasar air di Banyuwangi masih jauh dibawah dari tarif dasar daerah lain misalkan seperti Situbondo, Bondowoso Jember. Apalagi nilai tarif dasar Surabaya dll.

“Nilai tarif dasar air kita bahkan lebih murah dari Trenggalek,”urainya.

Murahnya harga dasar air Banyuwangi dipengaruhi kondisi alam yang ada di Banyuwangi.

“Kita diberi anugerah alam sumber daya air kita melimpah sehingga harga dasar air di Banyuwangi lebih murah di bandingkan dengan daerah lain di Jawa Timur,”ungkap Widodo.

Widodo meyakini dalam situasi Banyuwangi terkini, pihaknya juga harus menempatkan keseimbangan kecukupan air dan layanan dengan kemajuan Banyuwangi yang pesat.

“Tentu, tentu kita harus menyesuaikan, Banyuwangi yang semakin maju, banyak berdiri hotel serta pemukiman bertambah, berarti kita (PUDAM) harus bisa menyiapkan kebutuhan penyiapan air untuk mendukung kemajuan Banyuwangi,”jelasnya.(kin).

Komentar

comments