12 Duta Negara Hadiri Banyuwangi Bambu Festival Di Gintangan

12 Duta Negara Hadiri Banyuwangi Bambu Festival Di Gintangan

Faktanews.co.id-(Banyuwangi)- Dua belas negara mengirimkan dutanya dalam Banyuwangi Bambu Festival 2019, Sabtu (15/06/2019).

Bangladesh, Spanyol suriname, Kambodia, Solomon, Island, Serbia Laos, Shanghai china, Kiribati.

“Ada yang unik digelaran ini, dengan dihadirinya duta dari 12 negara yang ingin mendalami akan kekayaan seni dan pariwisata di Banyuwangi, mereka yang tergabung dengan program Kemenlu yang bertema IACS (Indonesian Arts and Culture Scholarship) dari negara negara tetangga asean juga rusia,”ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda, dilokasi gelaran yang diselenggarakan Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari tersebut, (15/6/2019).

Banyuwangi Bambu Festival 2019 merupakan salah satu rangkaian  agenda Banyuwangi Festival 2019 di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi 2019.

Tidak kurang dari 50 peserta ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi terhadap kreativitas yang dimiliki oleh masyarakat Desa Gintangan dengan UMKM dari bahan dasar bambu,mulai dari peralatan memasak, tempat buah, kap lampu, kursi dan lain-lain,”kata Bram.

Pantauan tim faktanews.co.id, dalam festival didesa yang terkenal dengan pengrajin bambu ini tentu saja dominasi yang ditampilkan produk kerajinan berbahan dasar bambu dengan berbagai keunikannya.

Mereka juga memperagakan kostum yang terbuat dari bahan dasar bambu mulai dari sepatu, baju, bahkan Mahkota yang digunakannya terbuat dari bambu.

Kegiatan yang berlangsung 3 kali dalam setahun ini kali ini bertema yang diangkat pada festival bambu kali ini yaitu bertema Agung Wilis. Seorang sosok pejuang kerajaan Blambangan pada masa penjajahan VOC Belanda pada tahun 1767 – 1768.

Kepala Desa Gintangan Rusdiana menuturkan bahwa dengan adanya Festival Bambu ini bukan hanya perolehan apresiasi saja, tetapi juga berdampak pada perekonomian Desa Gintangan.

“Dampak luar biasa dengan adanya Bambu Festival ini bukan hanya perolehan, tetapi dampaknya kepada masyarakat terutama di bidang perekonomian,” jelasnya.(her/kin).

Komentar

comments

Tagged with